Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PEMBELAJARAN 8 MAPEL WAWASAN INDUSTRI DKV

 

Topik: Produksi Aset Animasi 3 Dimensi


1. Memahami Kedalaman: Ruang 3 Dimensi (X, Y, Z)

Berbeda dengan desain 2D yang hanya memiliki panjang (sumbu X) dan lebar (sumbu Y), dunia 3D memperkenalkan dimensi baru yaitu kedalaman (sumbu Z). Pemahaman tentang koordinat ini sangat krusial bagi seorang 3D Modeler untuk meletakkan objek secara presisi dalam ruang virtual.

[Contoh Gambar: Diagram sumbu koordinat 3D yang menunjukkan arah sumbu X (Merah), Y (Hijau), dan Z (Biru) dalam viewport software 3D]

2. Navigasi dan Sudut Pandang

Kemampuan navigasi adalah fondasi utama. Tanpa menguasai navigasi, desainer tidak akan bisa melihat detail objek dari berbagai sisi (depan, samping, atas, atau perspektif).

      Orbit: Memutar sudut pandang di sekitar objek.

      Pan: Menggeser tampilan layar secara sejajar.

      Zoom: Mendekati atau menjauhi objek untuk melihat detail mesh.

3. Teknik Permodelan: Box Modeling (Hard Surface)

Teknik yang paling umum digunakan untuk pemula adalah Box Modeling. Teknik ini dimulai dari objek dasar (primitif) seperti kubus (Cube) yang kemudian dimanipulasi melalui proses ekstrusi (Extrude) dan pemotongan (Loop Cut) hingga membentuk objek yang diinginkan.

Istilah Teknis

Penjelasan Fungsi

 

Vertex

Titik sudut yang menjadi pertemuan antar garis.

Edge

Garis yang menghubungkan dua Vertex.

Face

Bidang permukaan yang dibentuk oleh minimal tiga Edge.

Extrude

Menarik Face keluar untuk menambah massa atau bentuk baru.

[Contoh Gambar: Ilustrasi tahapan Box Modeling mulai dari sebuah kubus sederhana hingga menjadi bentuk kursi atau meja minimalis]

4. Materialitas dan Tekstur (Shading)

Setelah bentuk (mesh) selesai, langkah selanjutnya adalah memberikan sifat fisik. Misalnya, aset 3D yang berupa cermin harus memiliki nilai Roughness yang rendah (mendekati 0.0) agar terlihat mengkilap dan reflektif. Sebaliknya, benda seperti kayu atau kain akan memiliki nilai Roughness yang tinggi.

5. Rendering: Menghasilkan Output Akhir

Rendering adalah proses akhir di mana komputer menghitung pencahayaan, bayangan, dan material untuk mengubah data 3D menjadi gambar diam (Image) atau urutan video. Ini adalah tahap pembuktian apakah desain yang dibuat sudah sesuai dengan standar kualitas industri.

Materi Tambahan :

Materi Dasar Animasi 3D ( Blender )

@ Mentukan skala ……. (Setiap mengerjakan proyek blender harus menggunakan mouse)

    S : scala

    SY : tarik depan/belakang (RY)

    SX : tarik kanan/kiri (RX)

    SZ : atas/bawah (RZ)

    R : rotasi (putar)

      M : Pindah objek ke layar lain

@ copy objek

    Shift + D + klik kanan geser

@Menarik beberapa bagian

   Edit mode : loop cut and slide : klik  kanan : geser buat objek yg akan ditarik : face select (bawah gambar kotak) : shift +klik kanan (seleksi objek) : E tarik kearah yg ditentukan.  F = Menutup Objek

@ teks

    Pilih text tool sebelah kiri ; Edit Mode Tulis… pilih F tool sebelah kanan (modification)  (tebal, tipis dll)- warna pilih material

@ Mengatur Frame

    Tekan I klik objek pindahkan lalu geser frame

@ Mengatur Kamera

      Tekan N ….. Lock Camera View ……. View ……. Pilih arah kamera yang sesuai

     misal : Top, Right dll atau klik ….. Camera bila ingin focus kamera

@ Cara Mengekspor blender ke Video

 





Selanjutnya pilih OUT PUT untuk penyimpanan yang dipilih

Memasukan gambar :

Masuk : Shanding

Pilih edit : klik : Preferences : cari : Node : Node Wrangler : centang selanjutnya klik tanda garis tiga sebelah kiri klik : Save Preferences

Lalu Klik pada kotak Principled BSDF lalu tekan CTRL T, muncul tiga kotak pipih kotak urutan ke 3 lalu pilih open file untuk mengambil gambar.

Pindah ke bagian UV Editing pada layer sebelah kiri kita klik open file gambar, lalu kita select objek sebelah kanan seberapa besar gambar yang akan dimasukan dari sebelah kiri, setelah itu pindah ke sebelah kiri untuk mengatur gambar dari garis-garis hasil dari select layer sebelah kanan

Merubah Ukuran

Pilih : Units lalu pilih Length lalu ganti ukuran meter menjadi centimeter dan seterusnya


6. Alur Kerja Praktik di Laboratorium

1.     Konsep: Menentukan objek hardsurface yang akan dibuat (Contoh: Monitor, Meja, atau Produk UMKM Samarinda).

2.     Modeling: Menyusun struktur mesh menggunakan teknik Box Modeling.

3.     Shading: Memberikan warna dan mengatur tekstur material.

4.     Lighting & Rendering: Menata lampu virtual dan melakukan proses ekspor ke format JPG/PNG.

Referensi

1.     8. RPM Deeplearning - Produksi Aset Animasi 3 Dimensi - Pertemuan 33-39.docx

Untuk link RPM di bawah ini :

Posting Komentar untuk "PEMBELAJARAN 8 MAPEL WAWASAN INDUSTRI DKV"